1 derajat


Satu derajat.. hanya 2 kata ini yang terlintas dibenakku saat ini…

“Pernah belajar menggambar sudut? Dimana kita menarik dua buah garis yang bertemu pada suatu titik yang pada akhirnya membentuk sebuah sudut.
… Nah, pernah gak merhatiin ketika kita lagi ngebuat sudut 1 derajat? Yup, sebuah sudut kecil yang pas baru mulai digambar, kedua garisnya tampak rapat. Coba deh tarik garis lebih panjang lagi, makin lama, akan makin jelas bahwa kedua garis tersebut gak bergerak menuju ujung yang sama, dan bahkan jarak antara kedua garis tersebut makin lama makin jauh. ” (copas dari blognya temen yg pertama kali ngajarin filosofi ini) Continue reading »

someday morning…

merajuk… ah aku tak pandai…
tak kan pula aku memohon…
bukankah ego lelaki itu besar…
sekali bilang tidak, maka selamanya tetap tidak…
mesti ternyata ada banyak hal yang harus dikorbankan demi mempertahankan ego mereka…
ntah lah… siang ini aku disadarkan sesuatu…
kalau memang tujuan seseorang adalah memperoleh ridho-Nya…
maka tak kan perlu mencari alasan lagi untuk berjuang mencari ridho-Nya…

But things just get so crazy, living life gets hard to do
Sunday morning, rain is falling and I’m calling out to you
Singing, “Someday it’ll bring me back to you.”
Find a way to bring myself back home to you

I’m down but I’m tough..

Hello, good morning, how you been?
Yesterday left my head kicked in
I never, never thought that
I would fall like that
Never knew that I could hurt this bad

So this is the way that I say I need you
This is the way that I say I love you
This is the way that I say I’m yours
This is the way, this is the way

How does it feel? when a man that you fighting for suddenly said that he already gave up…
How does it feel? When you think that he’s really on you..but he won’t fight for you…

huft… I really feeling down..
yeah.. maybe this is it.. this is the way.. :)
and I’m learning to breathhhhhhheeeeeeeeeeeeee…..  #singing..

tentang dosa

siang ini seorang teman bertanya,

‘orang yang minum alkohol itu dosa kan? tapi orang yang bohong juga sama2 dosa kan?’
‘jadi mending minum alkohol sekali dari pada bohong setiap saat, betul gak?’, lanjut-nya.

hmm.. tiba2 flashback ke masa lalu, dulu (saat belum mengenakan jilbab) dalam pikiranku selalu saja:
‘mending gak pke jilbab tapi sholat lima waktu ketimbang pke jilbab tapi kelakuannya masih gak bener’.

adalah sifat dasar manusia untuk mempertahankan dan menganggap pemikirannya lah yang paling benar.

tapi, waktu itu mendewasakan,
pengalaman itu membuka mata hati,

kini aku sudah bisa berpikir bahwa, buat apa manusia pusing2 memikirkan dosa orang lain,
adalah Tuhan yang menentukan segalanya,
yang akan mengadili tiap manusia sesuai amal perbuatannya,
kenapa sebagai manusia kita harus men-judge bahwa dosa ini lebih baik dari pada dosa itu dsb..
toh, Tuhan memberi manusia akal pikiran supaya manusia bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah,
dan kewajiban manusia untuk melakukan yang benar dan menjauhi dosa,
kenapa mesti pusing memikirkan dosa yang lebih baik jika nyatanya sama-sama dosa?

:)
Jakarta, 13 Mei 2011
CMIIW

*repost from my fb notes

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.